Walmart dilaporkan tengah menginvestasikan miliaran dolar untuk mengotomatisasi gudangnya dengan robot, dengan tujuan menggantikan sekitar 140.000 karyawan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya tenaga kerja. Namun, implementasi otomatisasi tersebut tidak berjalan mulus, karena menghadapi berbagai tantangan teknis dan operasional di lapangan. Hingga kini, hasilnya masih belum sepenuhnya sesuai harapan, dan perusahaan terus melakukan penyesuaian.