ESDM-SKK Migas Ungkap Pemicu Produksi Minyak RI di Bawah 600.000 Barel

Rabu, 26 Agustus 2026 pukul 14.41
ESDM-SKK Migas Ungkap Pemicu Produksi Minyak RI di Bawah 600.000 Barel

Sumber Berita Asli

News - Berita Terkini Indonesia dan Dunia - CNBC Indonesia

Baca di Website Asli ↗
Kementerian ESDM dan SKK Migas mengungkapkan bahwa rata-rata produksi minyak nasional hingga 31 Juli 2026 tercatat sebesar 578.156 barel per hari (bph), masih berada di bawah target 600.000 bph. Pihaknya terus berupaya mengejar target produksi migas yang telah ditetapkan untuk tahun tersebut. Penurunan produksi ini dipicu oleh sejumlah gangguan operasional sejak awal tahun, seperti kebocoran pipa PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) dan kendala sistem kelistrikan di pembangkit MCTN yang mengganggu kegiatan di Blok Rokan. Selain itu, Blok Cepu juga mengalami penurunan produksi secara alamiah (natural decline) yang cukup ekstrem. Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menambahkan, gangguan pipa TGI, penurunan produksi ExxonMobil, serta penghentian operasi 270 rig dan insiden *shutdown* dan kebakaran di beberapa fasilitas Pertamina turut memberikan dampak signifikan terhadap produksi nasional. Sementara itu, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyebutkan bahwa gangguan pasokan gas telah teratasi dan perbaikan genset tengah dilakukan bersama PLN. PHR memproyeksikan produksi di Blok Rokan dapat kembali lancar dengan target mencapai 144.000 barel minyak per hari (bopd) pada tahun ini.

Berita Terkait Lainnya