Asosiasi Biochar Indonesia Internasional (ABII) melihat peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi pemasok biochar global berkat ketersediaan bahan baku biomassa dan tingginya permintaan internasional dari negara seperti Jepang dan Arab Saudi.
Ketua Umum ABII, Hashim Djojohadikusumo, menegaskan bahwa biochar bukan sekadar solusi lingkungan, tetapi juga strategi untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, dan membangun ekonomi karbon yang berdaya saing.
Untuk mewujudkan peluang tersebut, ABII menggandeng IDSurvey menandatangani nota kesepahaman (MoU) guna mengembangkan standar nasional biochar, laboratorium bertaraf internasional, serta skema sertifikasi yang diharapkan mendapatkan endorsement dari World Biochar Certification (WBC).
Dengan penguatan standar, laboratorium, dan kebijakan Nilai Ekonomi Karbon, Indonesia berpeluang mengubah biomassa menjadi komoditas baru dan menjadi pusat industri biochar serta carbon removal di kawasan Asia Pasifik.