Danantara Indonesia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan sebagai fondasi transformasi BUMN untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan perusahaan. COO Danantara, Dony Oskaria, menyatakan bahwa transformasi berawal dari perubahan pola pikir dalam memahami kebutuhan pelanggan yang terus meningkat, serta didukung oleh proses bisnis dan SDM yang memadai.
Menurut Dony, daya saing BUMN ditentukan oleh kualitas produk, pelayanan, dan nilai yang dirasakan pelanggan. Pengalaman pelayanan yang baik akan memperkuat loyalitas pelanggan, yang tercermin dari kesediaan kembali menggunakan layanan, memberikan rekomendasi, dan menjadi pendukung perusahaan. Hal ini menjadi landasan penting bagi keberlanjutan bisnis BUMN.
Danantara juga mengumumkan Grand Champion, delapan Sector Champions, dan Top 100 dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026. Penilaian menggunakan kerangka 3E (effectiveness, ease, emotion) dengan metode pengumpulan data seperti wawancara, survei, mystery shopping, dan diskusi kelompok. Bank Mandiri meraih Grand Champion, sementara Sector Champions meliputi PLN, Angkasa Pura Indonesia, KAI, RS Pelni, IAS Hospitality, Kimia Farma Apotek, dan Kereta Api Logistik.
Dony berharap penghargaan ini mendorong perbaikan pelayanan berkelanjutan dan pertukaran praktik baik antar BUMN. Ia menekankan bahwa makna utama CX100 adalah komitmen bersama untuk menjadikan "Melayani Sepenuh Hati" sebagai nilai yang diwujudkan seluruh organisasi BUMN dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.