China Pimpin BRICS 2027, Dedolarisasi Kembali Jadi Ancaman Dolar AS

Senin, 28 September 2026 pukul 22.02
China Pimpin BRICS 2027, Dedolarisasi Kembali Jadi Ancaman Dolar AS

Sumber Berita Asli

Berita Terkini dan Informasi Terbaru Hari Ini - SINDOnews

Baca di Website Asli ↗
China berpotensi kembali mendorong agenda dedolarisasi dalam kelompok BRICS setelah mengambil alih kepemimpinan dan dijadwalkan menjadi tuan rumah KTT BRICS 2027. Sejumlah prioritas yang disiapkan Beijing diperkirakan mencakup sistem pembayaran dan keuangan, rantai pasok, logistik, serta pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov mengatakan Rusia siap mendukung prioritas yang akan diajukan China pada KTT BRICS ke-19 tahun depan. Pernyataan tersebut disampaikan setelah India, yang menjadi tuan rumah KTT BRICS 2026 di New Delhi, menegaskan bahwa negaranya tetap menggunakan dolar AS dalam perdagangan dan tidak berencana meninggalkan mata uang tersebut. Menurut Ryabkov, agenda BRICS tidak hanya ditentukan oleh kesinambungan program, tetapi juga dipengaruhi prioritas negara yang memegang kepemimpinan secara bergantian. China, kata dia, tengah berupaya menciptakan lingkungan intra-BRICS yang memungkinkan pergerakan teknologi dan modal berlangsung lebih bebas di antara negara-negara anggota. "Saya berani mengatakan bahwa teknologi terobosan modern, dengan kecerdasan buatan sebagai intinya, rantai pasok, sistem pembayaran dan keuangan modern, serta persoalan logistik dalam bidang ekonomi akan menjadi fokus kepemimpinan China pada tahun mendatang," kata Ryabkov dalam konferensi pers yang dikutip dari Watcher Guru, Senin (28/9/2026).

Berita Terkait Lainnya