Tetra Pak memperingati World School Milk Day dengan menyoroti peran teknologi Ultra-High Temperature (UHT) dan kemasan aseptik dalam mendukung program pemberian makanan di sekolah selama lebih dari 60 tahun. Teknologi ini memungkinkan penyediaan susu yang aman tanpa memerlukan rantai dingin (cold chain), sehingga dapat menjangkau anak-anak di berbagai kondisi distribusi.
Pada tahun 2025, program ini telah menjangkau 68 juta anak di 52 negara melalui kemasan Tetra Pak. Skala pencapaian ini didukung oleh kolaborasi dengan pemerintah, NGO, dan badan PBB untuk memastikan keamanan pangan, pengendalian mutu, serta distribusi yang andal.
Edward Enrico Kasim, Services Director Tetra Pak MSPI, menegaskan bahwa memastikan kualitas susu UHT skala besar membutuhkan sistem terintegrasi—mulai dari desain higienis, proses tervalidasi, pengisian aseptik, hingga tenaga terampil. Setiap tahap di rantai nilai harus bekerja sinergis untuk menjamin keamanan produk hingga konsumsi akhir.
Sebagai mitra industri pangan, Tetra Pak berkomitmen berbagi keahlian dan berkolaborasi melintasi rantai nilai untuk memperluas ketersediaan pangan yang aman. Inisiatif ini selaras dengan misi perusahaan untuk melindungi pangan, manusia, dan planet secara berkelanjutan.