Cakupan internet Indonesia telah menembus 90 persen, sehingga pemerintah kini menggeser fokus dari pemanjatan akses ke peningkatan kualitas layanan. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo menyatakan bahwa target utama selanjutnya adalah memastikan konektivitas yang cepat, stabil, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Untuk mewujudkan ini, pemerintah memanfaatkan frekuensi 2.600 MHz sebagai basis untuk meningkatkan kualitas layanan 5G. Pemerintah berharap perkembangan 5G di Indonesia akan semakin luas dan terjangkau dalam tiga tahun ke depan. Strategi ini menjadi bagian dari transformasi digital yang lebih luas.
Selain itu, frekuensi 700 MHz digunakan khusus untuk memperluas jangkauan 4G guna menutup area yang masih mengalami blank spot. Seleksi frekuensi ini telah diikuti oleh tiga operator besar, yaitu Telkomsel, Indosat, dan XLSmart. Upaya ini bertujuan agar internet tidak hanya tersedia, tetapi juga bermanfaat secara maksimal bagi ekonomi dan inovasi.
Dengan demikian, Kementerian Komunikasi dan Digital berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas jaringan mobile broadband. Sinergi antara pemerintah dan industri diharapkan dapat mewujudkan transformasi digital yang terhubung, tumbuh, dan terjaga demi kesejahteraan publik.