Wamenlu minta Pasundan lahirkan otak politik navigasi ancaman global

Rabu, 30 September 2026 pukul 20.14
Wamenlu minta Pasundan lahirkan otak politik navigasi ancaman global

Sumber Berita Asli

Berita Terkini - ANTARA News

Baca di Website Asli ↗
Wakil Menteri Luar Negeri Muhammad Anis Matta mendorong Paguyuban Pasundan untuk bertransformasi menjadi institusi pendidikan yang melahirkan "otak politik dan ekonomi" nasional guna menavigasi ancaman global, terutama perang hibrida dan perang kognitif. Hal ini disampaikannya dalam Kuliah Umum Wawasan Geopolitik dan Kebangsaan di Bandung, yang merupakan kerja sama Kementerian Luar Negeri RI dengan Paguyuban Pasundan. Anis Matta menekankan pentingnya lembaga pendidikan berbasis ormas untuk tidak sekadar menghasilkan lulusan akademik biasa, melainkan aktor politik canggih yang mampu membaca konstelasi global, seperti persaingan Amerika Serikat dan China. Ia menyoroti bahwa perang modern melibatkan berbagai aspek: politik, ekonomi, geografi, intelijen, budaya, dan media. Menurut Anis, pasca-runtuhnya Uni Soviet dan bangkitnya China, semua negara melakukan penyesuaian strategis. Pendidikan Pasundan dituntut membekali generasi muda dengan literasi geopolitik agar Indonesia tidak menjadi penonton dalam turbulensi global. Ia yakin Indonesia dapat memimpin jika didukung SDM mumpuni, memanfaatkan posisi geografis strategis dan diplomasi dengan dunia Islam. Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan, Prof. Didi Turmudzi, menyambut baik dan menyatakan komitmen untuk melakukan refleksi serta pembaruan guna menjawab tantangan kebangkrutan moral dan intervensi budaya asing. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus, pimpinan yayasan, rektor, dekan, dan guru besar Universitas Pasundan.

Berita Terkait Lainnya

Wamenlu minta Pasundan lahirkan otak politik navigasi ancaman global - Nasional & Politik - Feedify