Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan, menyesalkan pembongkaran sejumlah masjid di India selama pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi sejak 2014. Ia menilai tindakan tersebut sebagai bagian dari Islamofobia yang menyasar tempat ibadah umat Islam.
Amirsyah mengutip laporan tentang warga yang berkumpul di Masjid Shahi, Ujjain, pada tengah malam 27 September 2026 untuk mendesak pihak berwenang mencari alternatif pelebaran jalan tanpa mempengaruhi masjid bersejarah tersebut. Ia mendukung para pengunjuk rasa agar bangunan masjid dilindungi dan menyerukan dialog antara pemerintah, perwakilan masjid, dan warga setempat.
Perselisihan mengenai Masjid Shahi muncul setelah sebagian masjid lain di Ujjain dibongkar awal bulan ini dalam proyek pelebaran jalan. Amirsyah menilai langkah tersebut mengada-ada dan mendesak aparat kepolisian mencegah konflik yang dapat mengganggu stabilitas negara.
Qadi Kota Ujjain, Khaliqur Rahman, sebelumnya menyerukan agar situs keagamaan semua komunitas dipertahankan secara setara selama pekerjaan pelebaran jalan. Amirsyah juga mengajak warga kompak menentang pembongkaran dan meminta pemerintah menghormati hubungan antarumat beragama.