Rusia dan Belarus menyatakan kesiapan mereka menghadapi berbagai upaya NATO yang berpotensi mengganggu keamanan Persatuan Uni Rusia dan Belarus.
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Mikhail Galuzin, menegaskan bahwa kedua negara terus berupaya mengantisipasi segala kemungkinan tekanan militer, politik, dan tindakan hibrida dari negara-negara sekutu NATO.
Guna menjaga keamanan wilayah dari ancaman agresi, persatuan supranasional ini telah beberapa kali menggelar latihan militer gabungan.
Latihan tersebut mencakup Latihan Gabungan Zapad 2025 serta latihan komando gabungan terkait penggunaan kekuatan nuklir strategis dan taktis yang digelar pada Mei lalu.