Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri bertemu Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta beserta para peraih Nobel dan Turing Award di Megawati Institute, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas berbagai isu global penting.
Megawati menyoroti dampak nyata perubahan iklim dan pemanasan global di Indonesia, seperti gempa, banjir, hingga mencairnya salju di kawasan Grasberg, Papua. Ia menekankan bahwa kerusakan ekologi berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Megawati juga mempertanyakan peran PBB dalam menyelesaikan konflik dan perang. Ia menilai struktur Dewan Keamanan PBB sudah usang dan perlu direformasi sesuai perkembangan zaman, selaras dengan gagasan ayahnya, Soekarno.
Selain itu, Megawati mengingatkan agar kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, seperti kecerdasan buatan, tidak menjadi alat hegemoni negara melainkan digunakan untuk kepentingan manusia. Sementara itu, Ramos-Horta memuji peran Megawati dalam perjuangan demokrasi dan reformasi angkatan bersenjata di Indonesia.