Pemerintah Kota Jakarta Timur mengoptimalkan peran masyarakat untuk memantau keberadaan orang asing, organisasi masyarakat (ormas) asing, dan tenaga kerja asing (TKA) di wilayah mereka masing-masing.
Sekretaris Kota Jakarta Timur Eka Darmawan menyebutkan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) akan bekerja sama dengan tokoh masyarakat, pengelola apartemen, LMK, FKDM, RT, dan RW. Hal ini penting untuk menjaga keamanan dan kondusivitas seiring perkembangan Jakarta sebagai kota global.
Sosialisasi terkait peningkatan peran masyarakat ini telah digelar pada Jumat (28/8) oleh Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Jakarta Timur, diikuti oleh 90 peserta.
Para peserta diharapkan menjadi garda terdepan dalam memantau situasi sosial politik, serta mampu mengantisipasi potensi konflik yang mungkin timbul akibat keberadaan warga negara asing di lingkungan setempat.