Bursa calon Ketua Umum PBNU mulai menghangat. Gus Ipang Wahid menyebut Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon, KH Imam Jazuli, menyatakan kesiapan untuk dicalonkan sebagai Ketua Umum PBNU.
Kesiapan tersebut disampaikan seusai dialog di Jombang. Namun, Gus Ipang menegaskan pencalonan ini bukanlah ambisi pribadi, melainkan panggilan sejarah yang hanya akan berjalan apabila mendapat dukungan dari muktamirin, PC, PW, serta Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).
Gus Ipang menilai KH Imam Jazuli sebagai figur alternatif memimpin NU pada abad kedua dengan empat pertimbangan utama. Pertama, kemampuan konsolidasi internal tanpa beban konflik masa lalu, dan kedua, fokus pada kemandirian ekonomi organisasi agar tidak bergantung pada patronase kekuasaan.
Pertimbangan ketiga adalah pengalamannya mengembangkan pesantren agar adaptif terhadap perkembangan digital tanpa meninggalkan karakter tradisional. Terakhir, kemampuan diplomasi global dan pemahaman geopolitik yang dinilai penting untuk memperkuat kiprah NU di tingkat internasional.