Rifyan Ridwan Saleh mendeklarasikan diri sebagai bakal calon Ketua Umum PB HMI periode 2027–2029 bersamaan dengan peluncuran bukunya, "HMI in The Future: Gagasan, Arah Baru, dan Peran Strategis HMI di Indonesia Masa Depan", di Jakarta, Selasa (29/9/2026). Deklarasi ini berlangsung menjelang Kongres HMI XXXIII di Lampung pada November 2026.
Rifyan menegaskan bahwa pencalonannya bukan untuk mengejar jabatan, melainkan untuk memperjuangkan gagasan yang dituangkan dalam bukunya. Ia menyatakan siap menghibahkan diri, pikiran, pengalaman, waktu, dan seluruh kemampuannya untuk umat dan bangsa melalui HMI.
Staf Khusus Menteri P2MI, Ilham Akbar Mustafa, mengapresiasi langkah Rifyan dan berharap kandidat lain mengikuti jejaknya agar kontestasi kepemimpinan HMI tidak sekadar mobilisasi politik, tetapi juga pertukaran gagasan. Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Esa Unggul, Prof. Juanda, menilai gagasan dalam buku tersebut relevan dengan perkembangan zaman, sementara praktisi hukum Ojak Situmeang menyoroti keberanian Rifyan dalam menyampaikan pendapat.
Peluncuran buku dan deklarasi ini dihadiri sejumlah alumni HMI (KAHMI), senior, serta tokoh HMI yang memberikan dukungan moral dan suasana kekeluargaan antargenerasi.