Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, memperingatkan bahwa penggunaan wilayah negara-negara kawasan untuk menyerang Iran di masa depan akan memicu respons yang berbeda dan tegas. Ia menekankan bahwa Teheran mengharapkan negara-negara tetangga menjunjung tinggi prinsip bertetangga baik.
Dalam konferensi pers di Teheran, Baghaei mengatakan negara-negara kawasan—terutama yang menempatkan fasilitas mereka di bawah kendali Amerika Serikat dan rezim Zionis selama perang baru-baru ini—harus mempertimbangkan kembali tindakan mereka. Ia menegaskan bahwa semua negara di kawasan telah memiliki pengalaman pahit dengan kehadiran dan intervensi militer AS.
Iran telah menyampaikan keluhannya secara cepat dan jelas kepada negara-negara regional, khususnya yang menyediakan wilayah dan fasilitas kepada AS dan Israel selama agresi militer. Menurutnya, negara-negara tersebut memikul tanggung jawab internasional karena berpartisipasi dalam tindakan agresif.
Baghaei juga menyinggung kehadiran perdana menteri Israel di UEA dan memperingatkan bahwa rezim Zionis berupaya menabur benih pemberontakan di kawasan. Ia menyerukan negara-negara tetangga untuk tidak membiarkan fasilitas dan wilayah mereka disalahgunakan, serta menggambarkan partisipasi Iran dalam Majelis Umum PBB ke-81 sebagai salah satu penampilan internasional paling sukses.