Sembilan ulama resmi terpilih sebagai anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam Sidang Pleno IV Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Jombang, Jawa Timur. Kesembilan tokoh ini memiliki peran krusial karena akan bertugas menentukan kepemimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk periode mendatang.
Proses pemilihan tersebut didasarkan pada hasil tabulasi dukungan dari Pengurus Wilayah NU (PWNU), Pengurus Cabang NU (PCNU), serta Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) dari berbagai daerah.
Berdasarkan hasil penghitungan, KH Nurul Huda Djazuli dari Ploso meraih suara terbanyak dengan 485 suara atau 10,31 persen. Posisi kedua ditempati TGH KH Nuruzzahir Yahya dari Waled NU dengan 477 suara atau 10,14 persen.
Tujuh nama lainnya yang melengkapi keanggotaan AHWA adalah AG Dr. KH Baharuddin HS, KH Miftachul Akhyar, KH Afifuddin Muhajir, KH Anwar Iskandar, KH Amar Manshur, Prof. Dr. KH Said Aqil Siroj, dan Dr. KH Abu Bunyamin.