Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menyerukan persatuan negara-negara Islam guna menghadapi Amerika Serikat (AS) dan Israel, yang ia sebut sebagai musuh sejati umat Islam. Pernyataan ini disampaikan dalam rangka memperingati Pekan Persatuan Islam.
Khamenei menegaskan bahwa persatuan merupakan syarat mutlak untuk membangun peradaban Islam yang kuat. Ia menuding AS dan Israel merancang strategi untuk memecah belah persahabatan antarnegara Muslim, khususnya di kawasan Asia Barat dan Teluk.
Seruan keras ini muncul di tengah fluktuasi situasi keamanan Timur Tengah. Konflik sempat memuncak lewat serangan gabungan AS-Israel pada Februari, sebelum akhirnya disepakati gencatan senjata pada April dan nota kesepahaman damai pada Juni.
Namun, kesepakatan damai tersebut pupus akibat aksi saling serang pada dua pekan terakhir. Presiden AS Donald Trump terkini memerintahkan penghentian serangan untuk kembali membuka ruang dialog diplomatik.