Rekapitulasi nasional hasil pemilihan anggota Ahlul Halli Wal 'Aqdi (AHWA) Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) telah selesai digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur. Dari 34 nama calon yang diusulkan, sembilan ulama dengan perolehan suara tertinggi resmi ditetapkan sebagai anggota AHWA.
Penghitungan suara mengakumulasi total 4.703 suara dari enam bilik panel tabulasi. KH Nurul Huda Djazuli dari Ploso meraih posisi tertinggi dengan 485 suara atau 10,31 persen dari total suara sah.
Posisi kedua ditempati TGK KH Nuruzzahri Yahya atau Waled Nu dengan 477 suara (10,14 persen), disusul AG Dr. KH. Baharuddin HS di posisi ketiga dengan raihan 392 suara (8,34 persen).
Tujuh ulama lainnya yang berhasil terpilih sebagai anggota AHWA adalah KH Miftachul Akhyar, KH Afifuddin Muhajir, KH Anwar Iskandar, KH Anwar Manshur, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, dan Dr. KH. Abun Bunyamin. Sementara itu, beberapa tokoh ternama seperti KH Ahmad Musthofa Bisri (Gus Mus) dan Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin tidak masuk dalam daftar semilan ulama terpilih.