Kementerian Kebudayaan akan mengirimkan tim dari Galeri Nasional untuk meninjau kondisi serta kebutuhan konservasi karya-karya seni di Museum Le Mayeur, Bali. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyoroti tantangan pemeliharaan lukisan tersebut yang berada di pinggir pantai.
Salah satu masalah utama yang ditemukan adalah memudarnya warna pada sejumlah lukisan. Kondisi ini disebabkan oleh penggunaan media alternatif seperti karung selama Perang Dunia II akibat kelangkaan kanvas, sehingga penanganan konservasi khusus sangat dibutuhkan.
Selain konservasi, Fadli Zon juga menyoroti rendahnya tingkat kunjungan museum, yang rata-rata hanya dijangkau sekitar 100 wisatawan asing per bulan. Ia mendorong peningkatan promosi agar karya sang maestro Belgia ini lebih dikenal dan diapresiasi masyarakat luas.
Museum Le Mayeur menyimpan 88 karya seni peninggalan pelukis asal Belgia, Adrien Jean Le Mayeur de Merpres, yang menetap di Bali sejak 1933. Museum ini menjadi ruang pelestarian jejak perjalanan hidup dan karya impresionisme sang maestro yang terinspirasi dari keindahan alam dan budaya Bali.