E20 Mau Diterapkan, Tapi Feedstock Masih Dicari

Rabu, 2 September 2026 pukul 19.57
E20 Mau Diterapkan, Tapi Feedstock Masih Dicari

Sumber Berita Asli

mediaindonesia.com RSS Feed

Baca di Website Asli ↗
Kementerian ESDM menegaskan bahwa penerapan mandatori campuran bioetanol 20% (E20) sangat bergantung pada kesiapan bahan baku (feedstock) dan persiapan teknis. Pemerintah memastikan tidak akan menetapkan target mandatori jika pasokan belum benar-benar terpenuhi. Direktur Jenderal EBTKE, Eniya Listiani Dewi, menyatakan pemerintah sedang menyiapkan kesiapan hulu, termasuk mendorong investasi pembangunan sekitar 20 pabrik bioetanol berkapasitas minimal 40.000 kiloliter per tahun melalui revisi Perpres 40. Selain itu, pemerintah juga tengah menyusun tiga Harga Indeks Pasar (HIP) untuk bioetanol berdasarkan bahan baku molases, singkong, dan jagung. Dari sisi teknis, pemerintah menggandeng industri otomotif untuk menyiapkan spesifikasi kendaraan hingga E100. Sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional, rencana penerapan E20 ini ditargetkan baru akan diimplementasikan pada tahun 2029.

Berita Terkait Lainnya

E20 Mau Diterapkan, Tapi Feedstock Masih Dicari - Nasional & Politik - Feedify