Menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menunjukkan kemajuan signifikan. Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) mencatat bahwa 20.770 dari 20.803 hunian sementara (huntara) telah selesai dibangun, mencapai 99,8 persen dari target.
Seluruh ruas jalan nasional dan jembatan nasional yang terdampak telah kembali berfungsi 100 persen, memastikan konektivitas dan mobilitas warga kembali normal. Pemerintah juga berhasil memulihkan fasilitas publik penting, termasuk 87 rumah sakit, 867 puskesmas, dan 4.922 sekolah yang kini menerima siswa kembali.
Di bidang sosial, 1.558 dari 1.593 tempat ibadah telah beroperasi kembali, mendukung kegiatan keagamaan masyarakat. Meskipun hunian sementara sudah hampir tuntas, pembangunan hunian tetap (huntap) terus dipercepat untuk menyediakan perumahan permanen bagi warga yang rumahnya rusak berat.
Pemerintah terus mengawal pemulihan hingga tuntas melalui koordinasi berbagai pihak, fokus pada penyelesaian hunian permanen dan perbaikan jalan serta jembatan daerah yang belum sepenuhnya pulih. Capaian ini menjadi bukti gerak nyata pemerintah dalam memulihkan kehidupan masyarakat pasca bencana.