Pada Muktamar ke-35 NU di Jombang, NU Care-Lazisnu PBNU menggelar Silaturahim Nasional (Silatnas) Lazisnu se-Dunia untuk memperkuat pengelolaan filantropi berbasis riset dan data. Kegiatan ini diikuti 261 peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri.
Direktur Eksekutif NU Care-Lazisnu PBNU, Riri Khariroh, menyampaikan bahwa Silatnas ini menjadi kebanggaan karena digelar di tempat muassis NU. Acara ini diisi dengan penayangan film pendek, peluncuran modul, dan pemaparan hasil riset Alvara Research Center.
Salah satu agenda utama adalah penyampaian hasil survei mengenai perilaku masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Data tersebut penting sebagai pijakan untuk menyusun strategi pengelolaan ZIS agar lebih tepat sasaran.
Sebelumnya, pengelolaan filantropi kerap bergerak tanpa data. Melalui pendekatan berbasis riset ini, Lazisnu berharap dapat meningkatkan efektivitas program dan tata kelola lembaga filantropi NU ke depannya.