Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Panglima Jilah di Istana Merdeka untuk membahas percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, termasuk penambahan personel dan dukungan sarana udara.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden juga memberikan perhatian terhadap berbagai kebutuhan masyarakat setempat, seperti pembangunan rumah adat, sekolah, rumah sakit, infrastruktur, dan beasiswa.
Selain itu, dibahas pula aspirasi masyarakat Dayak yang ingin mengabdi menjadi anggota TNI-Polri. Persyaratannya akan disesuaikan kembali, seperti penggunaan tato bagi suku adat yang selama ini menjadi kendala.
Panglima Jilah juga meluruskan tudingan soal peladang sebagai penyebab karhutla. Ia menegaskan masyarakat Dayak berladang di lahan mineral bukan lahan gambut, serta memiliki peran aktif dalam memantau dan menjaga kelestarian alam melalui tokoh adat.