Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dukungan penuh DPRD untuk memperluas layanan Transjakarta melalui pengembangan angkutan perairan terintegrasi menuju Kepulauan Seribu, sebagai upaya meratakan akses publik dan mendongkrak ekonomi warga. Ia menyebut pembentukan anak usaha menjadi opsi menjaga fokus dan kualitas layanan dengan tetap mengedepankan transparansi serta akuntabilitas, dan penambahan modal akan disesuaikan dengan kebutuhan bisnis tanpa mengabaikan kapasitas keuangan daerah.
Anggota DPRD DKI dari Fraksi Golkar, Ramly H.I. Muhamad, mengapresiasi niat tersebut namun menilai warga Kepulauan Seribu lebih membutuhkan transportasi air yang cepat dan terjadwal, misalnya setiap 15 menit, ketimbang fasilitas mewah. Ia juga menyarankan agar Pemprov DKI tidak terlalu fokus pada Kepulauan Seribu dan mendahulukan pemenuhan layanan transportasi gratis seperti JakLingko bagi warga Jakarta secara keseluruhan, sambil menilai Dinas Perhubungan sejauh ini gagal dan banyak diprotes warga.
Senada, Anggota DPRD DKI dari Fraksi PSI, Agus Hamonangan, menyoroti perlunya evaluasi bagi sopir JakLingko yang masih sering berkendara ugal-ugalan di berbagai rute. Ia menegaskan persoalan tersebut harus diselesaikan seiring pembahasan Raperda dan perluasan layanan Transjakarta.