Survei Adidaya Institute menunjukkan 61,6 persen responden mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan 69,9 persen setuju dan 66,5 persen menilai program bermanfaat. Survei tatap muka pada 15–21 September 2026 melibatkan 1.240 responden di 38 provinsi, dengan margin of error 2,78 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Meski dukungan tinggi, 33,9 persen responden menyoroti masalah tata kelola, 25,7 persen korupsi, dan 21,4 persen isu keracunan atau keamanan pangan, sementara 41 persen masih khawatir bila keluarga menerima MBG. Publik memilih evaluasi dan sanksi tegas terhadap dapur penyedia atau SPPG bermasalah (83,9 persen) ketimbang menghentikan program (11,9 persen), serta 78,8 persen menginginkan pelibatan UMKM dan pelaku lokal. Kepala BGN Sudaryono mendapat kepercayaan 76,1 persen, dan Adidaya Institute merekomendasikan pemeriksaan berkala, transparansi anggaran, crisis center, serta penguatan keamanan pangan.