Trump's super intelligence is rapidly catching up in the USA with 3X rise in search as Google Trends shows decreasing interest in 'Enemy' AI — while the rest of the world blissfully ignores it

Selasa, 13 Oktober 2026 pukul 19.10
Trump's super intelligence is rapidly catching up in the USA with 3X rise in search as Google Trends shows decreasing interest in 'Enemy' AI — while the rest of the world blissfully ignores it

Sumber Berita Asli

Latest from TechRadar

Baca di Website Asli ↗
Presiden AS Donald Trump mengeluarkan Executive Order 14434 yang bertujuan 'Mengawali Era Super Intelligence' dan menegaskan bahwa istilah 'Super Intelligence' harus menggantikan 'Artificial Intelligence'. Dalam postingan di Truth Social, Trump bahkan menyebut siapa pun yang masih menggunakan istilah 'Artificial Intelligence' sebagai 'MUSUH'. Data Google Trends menunjukkan pencarian istilah 'super intelligence' di AS melonjak hingga tiga kali lipat setelah perintah eksekutif tersebut, sementara minat terhadap 'artificial intelligence' menurun. Namun, fenomena ini hanya terjadi di Amerika Serikat; dunia internasional tampaknya mengabaikan perubahan nomenklatur tersebut. Meskipun demikian, pemerintah AS belum sepenuhnya konsisten, karena situs web utama AI pemerintah masih menggunakan domain ai.gov. Langkah ini menuai kritik di tengah berbagai kekhawatiran akan dampak AI, termasuk insiden Hugging Face, biaya lingkungan pusat data, dan dampaknya pada masyarakat pedesaan.

Berita Terkait Lainnya