Seorang prajurit Angkatan Laut AS berusia 19 tahun menghadapi sanksi disipliner setelah melompat dari kapal induk USS Abraham Lincoln pada 3 Agustus dalam upaya bunuh diri di tengah penugasan kapal lebih dari 250 hari.
Pelaut tersebut berhasil diselamatkan setelah satu jam berada di laut, lalu dievakuasi ke San Diego pada 13 Agustus dan dirawat selama lima hari di Naval Medical Center.
Istrinya mengungkapkan bahwa selama perawatan, suaminya tidak menemui psikiater maupun terapis dan diperintahkan segera kembali bekerja. Sesi terapi pertamanya baru berlangsung pada 26 Agustus.
Dokumen dakwaan menuduh pelaut tersebut melanggar Pasal 83 dan 86 Uniform Code of Military Justice atas tuduhan malingering (melukai diri sendiri untuk menghindari tugas) serta mangkir tanpa izin.