Pemerintah memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas publik pascagempa di Pulau Flores, NTT, akan melibatkan masyarakat setempat. Langkah ini bertujuan untuk memulihkan fasilitas yang rusak sekaligus memastikan warga terdampak tetap memiliki sumber penghasilan selama proses pembangunan berlangsung.
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau sejumlah fasilitas yang rusak di Kabupaten Manggarai, termasuk rumah ibadah. Ia menegaskan pentingnya menjaga kearifan lokal dan berkoordinasi dengan pengelola bangunan, namun tetap memprioritaskan standar konstruksi tahan gempa yang lebih kuat.
Hingga 26 Agustus, pemerintah telah memeriksa 350 bangunan di delapan kabupaten terdampak. Hasilnya menunjukkan 229 bangunan dapat digunakan kembali, 49 digunakan secara terbatas, dan 21 bangunan lainnya dinyatakan tidak aman.