PT Danareksa bersama tujuh kawasan industri menghimpun bantuan Rp423 juta untuk korban gempa 7,7 magnitudo di NTT, di mana 176 ribu orang masih mengungsi hingga akhir Agustus 2026.
Dikoordinasir PT SIER, dana diwujudkan menjadi kebutuhan pokok mendesak seperti 9,5 ton beras, lebih dari 1.100 porsi makanan siap saji, susu, perlengkapan istirahat, dan kebutuhan kebersihan keluarga.
Penyaluran bantuan dilakukan dalam dua tahap pada 21 dan 25 Agustus 2026 melalui Posko BRI Peduli, ITDC, dan BPBD setempat secara akuntabel sesuai kebutuhan lapangan.
Direktur Utama Danareksa, Ngurah Wirawan, menegaskan komitmen holding untuk mengoptimalkan kapasitas bisnis guna mendukung pemulihan dampak bencana dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat.