Netanyahu Tersudut, Ketahuan Manipulasi Peringatan Serangan Hamas

Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 06.30
Netanyahu Tersudut, Ketahuan Manipulasi Peringatan Serangan Hamas

Sumber Berita Asli

News - Berita Terkini Indonesia dan Dunia - CNBC Indonesia

Baca di Website Asli ↗
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diduga memanipulasi catatan mengenai peringatan yang diterimanya sebelum serangan Hamas pada Oktober 2023. Investigasi surat kabar Yedioth Ahronoth dan Ynet menemukan adanya informasi yang dihilangkan serta perubahan konteks dalam dokumen 55 halaman yang dirilis Netanyahu pada Februari. Dalam dokumen versinya, Netanyahu menggambarkan diri sebagai pihak yang mendorong pembunuhan pemimpin Hamas, sementara pejabat keamanan disebut menentang. Namun catatan asli menunjukkan Netanyahu justru berupaya mempertahankan ketenangan, menolak serangan yang diusulkan, dan menilai Hamas masih terdeterrensi. Kepala Shin Bet Ronen Bar dan Kepala Staf Angkatan Darat Herzi Halevi telah merekomendasikan pembunuhan terarah tokoh Hamas pada April 2023, dan Bar memperingatkan pada Agustus serta September 2023 bahwa kemampuan Israel melemah dan situasi keamanan semakin serius. Netanyahu tetap menetapkan tujuan liburan yang tenang. Rekomendasi agar Israel mengambil tindakan meski berisiko eskalasi militer dihilangkan dari dokumen Netanyahu. Serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel dan memicu perang besar di Gaza.

Berita Terkait Lainnya