Kelompok perlawanan Palestina di Jalur Gaza melancarkan Operasi Badai Al-Aqsa terhadap Israel pada Sabtu dini hari, 7 Oktober 2023. Operasi ini mencakup serangan terkoordinasi melalui darat, laut, dan udara, serta infiltrasi pejuang Palestina ke permukiman di sekitar Gaza.
Serangan diumumkan oleh Muhammad Al-Dhaif, Kepala Staf Brigade Izzuddin al-Qassam, sayap militer Hamas. Ia menyatakan bahwa operasi dimulai dengan menargetkan situs militer, bandara, dan benteng pertahanan Israel.
Pejuang Palestina menyusup melalui pagar perbatasan, pasukan katak dari laut, dan penerjunan parasut oleh Resimen Al-Saqr. Operasi ini disebut sebagai serangan terbesar terhadap Israel dalam beberapa dekade.