Jepang mengerahkan kapal pengangkut Pasukan Bela Diri (SDF), Kunisaki, bersama tiga helikopter CH-47 untuk membantu Indonesia memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kapal yang bertolak dari Prefektur Hiroshima ini diperkirakan tiba di Indonesia dalam waktu satu hingga dua minggu.
Misi kemanusiaan ini melibatkan sekitar 350 personel dan menjadi misi pemadaman kebakaran luar negeri pertama bagi pasukan SDF Jepang. Operasi ini didasarkan pada perjanjian kerja sama pertahanan yang ditandatangani kedua negara pada Mei lalu.
Saat ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprioritaskan penanganan karhutla di enam provinsi, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi.
Sebagai upaya penanggulangan, wilayah Kalimantan Tengah telah mengerahkan 10.700 personel gabungan. Mereka juga didukung oleh satu pesawat untuk modifikasi cuaca dan enam helikopter pemadam yang dioperasikan melalui udara.