BPBD Kabupaten Ciamis mendistribusikan air bersih kepada 14.847 warga yang terdampak kekeringan ekstrem akibat musim kemarau. Krisis air ini meluas hingga 31 desa yang tersebar di 17 kecamatan.
Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, menyebutkan bahwa masa siaga darurat bencana kekeringan akan berlangsung hingga September 2026. Distribusi air melibatkan kerja sama berbagai instansi seperti PMI, TNI, Polri, hingga PDAM setempat.
Wilayah terdampak paling parah mencakup Kecamatan Tambaksari, Banjaranyar, Banjarsari, Cisaga, dan beberapa kecamatan lainnya. Pendistribusian air terus dilakukan secara merata sesuai permintaan dari kepala desa.
Pihak BPBD juga mengimbau kepada masyarakat agar berhemat dan menggunakan air bersih secara bijak sesuai dengan kebutuhan selama musim kemarau panjang ini berlangsung.