Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memfokuskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi, meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi.
Berdasarkan data BNPB pada 29 Agustus 2026, jumlah titik panas (hotspot) di wilayah tersebut masih bertambah, menyebabkan jarak pandang di Kalimantan menurun drastis hingga hanya mencapai 1 hingga 1,5 kilometer.
Di Kalimantan Barat, hotspot bertambah menjadi 3.824 titik dan Kalimantan Tengah mencapai 5.391 titik. Sebaliknya, Kalimantan Selatan mengalami penurunan hotspot menjadi 1.077 titik.
Meski jumlah titik panas cukup tinggi, BNPB mencatat adanya penurunan titik api (firespot) di sejumlah wilayah dan berharap tren positif ini dapat berlanjut di provinsi lainnya.