Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan peningkatan signifikan titik panas kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat (3.824 titik) dan Kalimantan Tengah (5.391 titik) pada Minggu (30/8).
Akibatnya, jarak pandang di tiga provinsi Kalimantan yakni Kalbar, Kalteng, dan Kalsel, menurun drastis berkisar antara 1 hingga 1,5 kilometer. Sementara di wilayah Sumatera seperti Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi, jumlah titik panas umumnya berkurang dengan jarak pandang yang relatif lebih baik.
Untuk menanganai bencana ini, BNPB menggelar operasi darat dengan mengerahkan 48.667 personel yang disiagakan di enam provinsi untuk pemantauan, pemadaman, dan pendinginan lahan.
Selain itu, operasi udara juga terus digencarkan melalui 53 armada pesawat yang diterjunkan untuk patroli udara, modifikasi cuaca, dan pelaksanaan water bombing.