Amerika Serikat dan Israel dilaporkan berencana melancarkan serangan terhadap Iran sebelum pemilihan umum Israel yang dijadwalkan pada 27 Oktober. Kabar dari Channel 12 Israel ini bertentangan dengan pernyataan Donald Trump yang sebelumnya menyatakan AS tidak akan menyerang Iran sebelum pemilu sela Kongres pada November.
Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Eyal Zamir, dikabarkan telah berkomunikasi dengan pejabat AS mengenai persiapan militer untuk kemungkinan dimulainya kembali perang dalam kurun waktu tiga minggu ke depan.
Dalam pembicaraan tersebut, Zamir memperingatkan bahwa serangan terhadap Iran berisiko memicu serangan rudal balasan ke arah Israel, yang berpotensi memaksa penundaan pelaksanaan pemilu. Hingga kini, pihak militer Israel menolak memberikan komentar resmi terkait laporan tersebut.