Sebanyak 431 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam di Sidoarjo, Jawa Timur, diduga keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu korban mengaku merasakan keanehan pada sayur yang disajikan karena terasa asam, sebelum akhirnya mengalami gejala mual, lemas, dan pusing.
Insiden ini tidak hanya menimpa pesantren, tetapi juga berdampak pada 19 lembaga pendidikan lainnya di Kecamatan Tanggulangin, mulai dari tingkat TK hingga SMA. Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak tegas membantah kabar beredar bahwa ada korban meninggal dunia akibat peristiwa ini.
Makanan yang diduga menjadi sumber keracunan tersebut diolah oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, yang memasok sekitar 2.800 porsi makanan per hari untuk sekolah dan pesantren. Pihak pesantren menegaskan mereka hanya penerima manfaat dan tidak terlibat dalam proses pengolahan makanan.
Sebagai tindak lanjut, Badan Gizi Nasional (BGN) Jatim telah menghentikan sementara operasional SPPG Kalitengah. Dinas Kesehatan Sidoarjo beserta kepolisian juga telah mengambil sampel makanan untuk diperiksa di laboratorium guna mengetahui penyebab pasti keracunan massal ini.