BMKG mencatat sebanyak 11.185 gempa susulan pascagempa utama berkekuatan M7,7 yang mengguncang Flores, NTT, per data hingga Rabu (2/9/2026). Gempa susulan dengan magnitudo terbesar tercatat M6,2, dengan 36 kejadian berkekuatan di atas M5, dan 165 di antaranya dirasakan oleh masyarakat.
Dampak dari gempa utama ini tercatat cukup memprihatinkan, dengan korban meninggal mencapai 111 orang dan ribuan warga terpaksa mengungsi. Aktivitas gempa susulan masih sangat intens dan belum menunjukkan penurunan yang signifikan.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, memperkirakan rangkaian gempa susulan ini akan terus berlangsung selama tiga hingga empat minggu ke depan. Kecemasan masyarakat masih tinggi mengingat frekuensi gempa per 24 jam terus berfluktuasi.
Jumlah gempa harian tercatat 704 kejadian pada hari pertama dan sempat naik turun di hari berikutnya, bahkan meningkat menjadi 802 kejadian pada hari keenam. Pola ini menegaskan bahwa vigilance dan kewaspadaan terhadap potensi gempa lanjutan di wilayah tersebut harus tetap dipertahankan.