Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) memasuki hari ke-13 pada Kamis (27/8/2026) dengan 8.119 personel TNI yang masih bertugas di wilayah terdampak.
Untuk menunjang operasi, TNI menggelar 27 unit alutsista yang terdiri dari 21 pesawat, 5 KRI, dan 1 Kapal ADRI guna memperlancar mobilitas personel serta distribusi bantuan.
Pada hari ketiga belas, TNI menambah 21,285 ton bantuan yang disalurkan melalui jalur udara, sehingga total akumulasi bantuan yang telah diberikan mencapai 946,923 ton.
TNI terus berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, dan berbagai instansi terkait lainnya untuk mendukung penanganan bencana dan pemulihan masyarakat di NTT.