Studi baru yang dipresentasikan pada pertemuan American Society for Nutrition mengungkapkan bahwa perempuan pasca-menopause yang menerapkan Planetary Health Diet memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung. Pola makan ini mengutamakan asupan nabati seperti buah, sayur, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan.
Penelitian yang melibatkan hampir 67.000 perempuan berusia rata-rata 63 tahun ini menunjukkan bahwa peserta dengan pola makan paling mendekati Planetary Health Diet memiliki risiko penyakit kardiovaskular 28 persen lebih rendah selama periode pemantauan selama 20 tahun.
Diet ini membatasi konsumsi daging merah, unggas, produk susu, telur, serta gula tambahan. Ahli gizi menilai temuan ini sejalan dengan penelitian lain bahwa pola makan berbasis nabati dapat menurunkan faktor risiko penyakit jantung, seperti kolesterol, tekanan darah, dan peradangan.
Meski masih memiliki keterbatasan seperti belum melalui proses penelaahan sejawat dan berpotensi bias, para ahli menyarankan untuk memulai pola makan ini dengan perubahan kecil yang realistis. Contohnya, mengganti mentega dengan minyak zaitun atau menetapkan satu hari tanpa mengonsumsi daging dalam seminggu.