Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menanggapi keluhan masyarakat kesulitan mendapatkan obat flu oseltamivir di tengah peningkatan kasus influenza. Beliau mengklarifikasi bahwa ketersediaan obat di rumah sakit justru masih ada, namun penggunaannya dibatasi hanya untuk pasien dengan kondisi berat atau memiliki komorbiditas tinggi.
Menkes Budi menekankan bahwa pemberian oseltamivir tidak boleh sembarangan karena berpotensi menimbulkan resistensi terhadap obat antivirus. Resistensi ini dikhawatirkan akan menyulitkan penanganan jika terjadi infeksi influenza yang lebih parah di masa depan.
Kebijakan pembatasan ini bertujuan menjaga efektivitas obat bagi mereka yang benar-benar membutuhkan secara medis. Pasien dengan gejala ringan diarahkan untuk mengambil perawatan simptomatik dan istirahat yang cukup tanpa harus mengonsumsi antiviral.