Perubahan hormon pasca-melahirkan membuat ibu baru rentan mengalami kerapuhan emosional, sehingga dukungan sosial sangat krusial untuk mencegah baby blues dan depresi. Para ahli seperti Darcia Narvaez serta penelitian dari University of Chicago menegaskan komunitas yang mendukung efektif mengelola stres, sementara komentar negatif justru memicu kecemasan mendalam. Artikel merangkum lima kalimat yang sebaiknya dihindari saat berinteraksi dengan ibu baru, antara lain menanyakan alasan tidak memberi ASI, mengomentari kemiripan wajah bayu, mengejek berat badan turun, menyoroti wajah lelah, hingga menanyakan rencana kerja. Sebagai alternatif, lingkungan diharapkan menawarkan bantuan praktis, penguatan positif, serta menghargai setiap keputusan ibu tanpa menghakimi.