Sebanyak 670 penari tampil serentak di Pendopo Kabupaten Kudus, Sabtu (26/9), untuk mencatatkan rekor MURI sebagai pagelaran Tari Lajur Caping Kalo terbanyak. Inisiatif ini dilatarbelakangi upaya melestarikan Caping Kalo, penutup kepala tradisional khas Kudus yang kini mulai langka karena berkurangnya perajin bambu. Kolaborasi antara YKBN, Nojorono Kudus, dan Pemerintah Kabupaten Kudus sejak 2022 berupaya mendokumentasikan dan menghidupkan kembali nilai budaya ini melalui bahasa gerak tari. Wakil Menteri Kebudayaan dan Bupati Kudus turut hadir mendukung acara ini, yang diharapkan dapat memperkenalkan warisan lokal kepada generasi muda agar tetap relevan.