Data terbaru mencatat inflasi pada Agustus 2026 telah tembus 3,19% secara tahunan (year-on-year). Lonjakan angka inflasi ini dipicu oleh kenaikan harga kebutuhan pokok, khususnya komoditas beras dan ayam. Kondisi ini mengindikasikan adanya tekanan biaya hidup yang lebih tinggi bagi masyarakat akibat melonjaknya harga pangan.