Sekolah Alam Anak Pesisir di NTB, digagas PT Pertamina Patra Niaga, berfokus pada pemberdayaan masyarakat pesisir melalui integrasi pendidikan, pelestarian lingkungan, dan penguatan ekonomi lokal. Program ini berlokasi di Desa Cendi Manik dan menjangkau 135 penerima manfaat sejak 2024.
Melalui pendekatan belajar di alam, anak-anak diajarkan mengelola ekosistem mangrove dan memahami potensi ekonomi daerah. Hingga kini, program ini telah menanam 4.500 bibit mangrove yang berpotensi menyimpan 80.763 ton CO₂ per hektare, serta melibatkan 1.772 peserta dalam berbagai kegiatan edukasi.
Dari sisi ekonomi, program ini memberikan dampak nyata dengan menciptakan tambahan pendapatan Rp 24 juta per tahun bagi kelompok masyarakat dan efisiensi biaya energi sebesar Rp 6,6 juta per tahun melalui pemanfaatan PLTS. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendorong kemandirian dan keberlanjutan ekonomi lokal.
VP Community Involvement Development PT Pertamina Patra Niaga, Dian Hapsari Firasati, menyatakan bahwa program ini dirancang untuk menciptakan dampak berkelanjutan. Dengan menggabungkan pengetahuan, kepedulian lingkungan, dan kreativitas, program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir secara berkelanjutan.