Nvidia Corp., produsen chip utama pendorong boom kecerdasan buatan (AI), memproyeksikan pertumbuhan penjualan sebesar 70% untuk tahun fiskal mendatang.
Proyeksi tersebut jauh melampaui perkiraan rata-rata analis sebesar 45%. CFO Nvidia, Colette Kress, menyebut permintaan terus melaju kencang dan pertumbuhan perusahaan berpotensi berlipat ganda tahun depan jika didukung pasokan yang memadai.
Kabar positif ini memicu saham Nvidia melonjak 8,7% menjadi US$227,98 di New York pada Kamis, mencatat kenaikan harian terbesar sejak April 2025.
Lonjakan tersebut menambah kapitalisasi pasar perusahaan sekitar US$442 miliar, sekaligus menorehkan kenaikan saham sebesar 22% sepanjang tahun 2026.