Minggu, 23 Agustus 2026 pukul 12.56

Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat sebanyak 38.842 penumpang Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) berangkat dari Jakarta pada Sabtu (22/8) pada libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW.Angka itu menjadi jumlah keberangkatan tertinggi sementara selama periode libur panjang pada 21–25 Agustus 2026.Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo di Jakarta, Minggu, mengatakan peningkatan mobilitas masyarakat tersebut telah diantisipasi melalui kesiapan sarana, pelayanan, serta penambahan perjalanan kereta api."Puncak keberangkatan sementara terjadi pada Sabtu (22/8) dengan 38.842 penumpang. Untuk mengakomodasi mobilitas masyarakat selama libur panjang, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 69 KA Jarak Jauh reguler setiap hari dan menambah tujuh perjalanan dari Stasiun Gambir," kata Franoto.Dari 38.842 penumpang yang berangkat pada Sabtu (22/8), sebanyak 14.255 penumpang berangkat dari Stasiun Gambir, 13.850 penumpang dari Stasiun Pasar Senen, 5.183 penumpang dari Stasiun Bekasi, 2.186 penumpang dari Stasiun Jatinegara, 1.803 penumpang dari Stasiun Cikarang, 818 penumpang dari Stasiun Cikampek, dan 747 penumpang dari Stasiun Karawang.Selama periode libur 21–25 Agustus 2026, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 69 KAJJ reguler per hari yang terdiri atas 35 perjalanan dari Stasiun Gambir dan 34 perjalanan dari Stasiun Pasar Senen.Baca juga: KAI Jakarta catat 385 ribu penumpang selama libur HUT RISelain itu, KAI menambah tujuh perjalanan dari Stasiun Gambir, yakni dua perjalanan KA Purwojaya (Gambir–Purwokerto), serta masing-masing satu perjalanan KA Batavia (Gambir–Solo Balapan), KA Argo Parahyangan (Gambir–Bandung), KA Argo Anjasmoro (Gambir–Surabaya Pasarturi), KA Gajayana Tambahan (Gambir–Malang), dan KA Cheribon Fakultatif (Gambir–Cirebon).Berdasarkan pembaruan data hingga Minggu (23/8) pukul 08.00 WIB, KAI menyediakan total 196.870 tempat duduk KAJJ selama periode libur panjang.Dari jumlah tersebut, tiket kelas eksekutif terjual 56.051 dari 93.839 tempat duduk, kelas ekonomi komersial terjual 57.323 dari 84.608 tempat duduk, serta kelas ekonomi bersubsidi atau Public Service Obligation (PSO) terjual 18.269 dari 18.423 tempat duduk."Tingkat keterisian (okupansi) kelas ekonomi PSO tercatat mencapai sekitar 99 persen, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta bersubsidi," kata Franoto..Sementara itu, untuk keberangkatan Minggu (23/8), tercatat 26.801 penumpang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta. Keberangkatan terbanyak berasal dari Stasiun Pasar Senen sebanyak 10.270 penumpang dan Stasiun Gambir sebanyak 8.590 penumpang.Secara akumulatif, berdasarkan data pemesanan sementara periode 21–25 Agustus 2026, lebih dari 133 ribu penumpang diproyeksikan berangkat dan lebih dari 141 ribu penumpang akan tiba di wilayah Daop 1 Jakarta. Destinasi favorit pelanggan meliputi Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, dan Jember.Franoto menambahkan, arus kedatangan diperkirakan meningkat menjelang akhir libur panjang. Pada Selasa (25/8), diperkirakan sekitar 32.700 penumpang akan tiba di stasiun-stasiun wilayah Daop 1 Jakarta.Baca juga: HUT RI, penumpang 27 KA keberangkatan Gambir bisa naik dari JatinegaraBaca juga: KAI catat tingkat ketepatan waktu keberangkatan KA capai 99,95 persenPeningkatan juga terjadi pada layanan KA Lokal Pangrango (Bogor–Sukabumi) yang mencatatkan keterisian 98 persen pada Minggu (23/8) dengan 3.616 penumpang, sedangkan KA Lokal Siliwangi terisi 53 persen dengan 1.019 penumpang.KAI mengimbau masyarakat yang akan bepergian untuk memperhitungkan waktu tempuh ke stasiun guna menghindari keterlambatan, memastikan kesesuaian data identitas, membawa barang secukupnya, serta memanfaatkan fasilitas Face Recognition Boarding Gate untuk mempercepat proses masuk stasiun.Pewarta: Ilham KausarEditor: Syaiful Hakim Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.