Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 14.50

Makau (ANTARA) - Pemerintah Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Makau pada Selasa (18/8) merilis Rencana Lima Tahun Ketiga untuk Pembangunan Ekonomi dan Sosial SAR Makau (2026-2030). Rencana Lima Tahun Ketiga itu merupakan sebuah inisiatif penting bagi Makau untuk terus mendorong pelaksanaan prinsip "satu negara, dua sistem" serta berintegrasi secara lebih baik dan mendukung pembangunan China secara keseluruhan, demikian disampaikan Kepala Eksekutif SAR Makau Sam Hou Fai sebagaimana warta XInhua pada Kamis. Rencana yang terdiri dari 10 bagian dan 36 bab, menetapkan delapan tujuan pembangunan, yaitu memastikan penerapan penuh pendekatan holistik terhadap keamanan nasional; meningkatkan efektivitas tata kelola yang berdasarkan hukum. Ada juga soal mencapai kemajuan substansial dalam diversifikasi ekonomi yang tepat; mendorong kemajuan dengan pembangunan berkualitas tinggi di Zona Kerja Sama Mendalam Guangdong-Makau di Hengqin; membuahkan hasil nyata dari pembangunan pendidikan, teknologi, dan talenta secara terpadu; semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat; mencapai kemajuan signifikan dalam membangun Makau yang indah dan "pintar"; dan mendukung serta berintegrasi secara lebih baik ke dalam pembangunan China secara keseluruhan. Kepala eksekutif SAR Makau mengatakan bahwa pemerintah SAR Makau secara proaktif memosisikan dan merencanakan Makau di dalam konteks pembangunan nasional yang lebih luas, serta secara aktif mengimplementasikan ketentuan-ketentuan yang relevan di dalam Rencana Lima Tahun ke-15 China Sam menguraikan empat tugas utama untuk periode 2026-2030, yaitu memajukan diversifikasi ekonomi yang tepat melalui proyek-proyek besar dan dana panduan pemerintah; memperdalam pembangunan terpadu dengan Hengqin serta memajukan pembangunan berkualitas tinggi di zona kerja sama; mempercepat pembaruan perkotaan dan membangun Makau yang indah dan "pintar"; dan memperkuat konektivitas Makau baik dengan China Daratan maupun dunia, serta mendukung dan berintegrasi secara lebih baik ke dalam pembangunan China secara keseluruhan. Perilisan rencana tersebut dilakukan setelah konsultasi publik dari 20 Mei hingga 28 Juni. Selama konsultasi publik itu, pemerintah SAR Makau menghimpun opini dan saran dari berbagai kalangan masyarakat. Yin Yifen, direktur Pusat Penelitian Sosial, Ekonomi, dan Kebijakan Publik di Universitas Politeknik Makau, menyampaikan kepada Xinhua bahwa mekanisme perencanaan lima tahun Makau "memberikan dua keunggulan inti bagi diversifikasi ekonomi dan koherensi kebijakan." Yin menambahkan bahwa mekanisme tersebut beroperasi di dalam prinsip "satu negara, dua sistem" dan berfungsi sebagai sebuah pelengkap institusional yang penting bagi kerangka kerja tersebut. Mekanisme itu mengaitkan pembangunan Makau dengan strategi nasional sekaligus menjabarkan berbagai persyaratan umum menjadi target-target terukur yang mencakup bidang ekonomi, mata pencaharian masyarakat, dan keamanan, serta memperkuat kapasitas institusional bagi tata kelola SAR. Penerjemah: XinhuaEditor: Alviansyah Pasaribu Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.