Selasa, 18 Agustus 2026 pukul 09.58

Jakarta (ANTARA) - Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dan Kementerian Koperasi (Kemenkop) mengoptimalkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang dibangun di Pulau Sembur, Batam, sebagai bagian dari pengembangan PLTS Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.Direktur Utama Pertamina NRE John Anis dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, mengatakan PLTS itu memiliki kapasitas 1 MWp dengan dukungan baterai 1 MWh dan diharapkan dapat menjadi bagian dari aktivitas dan perkembangan ekonomi masyarakat.“Bagi kami, energi bukan hanya tentang menghasilkan listrik. Yang lebih penting adalah bagaimana listrik tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung aktivitas mereka. Diharapkan kehadiran listrik secara kontinu dapat membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat Pulau Sembur,” kata John.PLTS Pulau Sembur dikembangkan karena wilayah tersebut sebelumnya masih mengandalkan genset yang cukup membebani ekonomi masyarakat.Proyek tersebut diarahkan untuk mendukung kebutuhan sekitar 200 kepala keluarga sekaligus kegiatan ekonomi masyarakat melalui koperasi, termasuk melalui pembangunan pabrik es berkapasitas 4 ton per hari dan gudang pendingin.“Dengan tersedianya fasilitas seperti penyimpan berpendingin (cold storage) dan pembuat es (ice maker), masyarakat nelayan dapat menjaga kualitas hasil tangkapan lebih baik dan mengembangkan usaha ikannya,” kata John.Dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI, untuk pertama kalinya masyarakat menjalankan upacara bendera dengan menggunakan listrik PLTS.John mengatakan, itu menjadi salah satu gambaran kecil dari pemanfaatan energi yang kini tersedia di pulau tersebut.Dari sound system yang mengumandangkan Indonesia Raya hingga rangkaian upacara yang dijalankan para siswa, energi matahari menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan masyarakat Pulau Sembur.“Yang kami harapkan bukan hanya listriknya menyala, tetapi masyarakat bisa semakin banyak melakukan kegiatan dan mengembangkan usahanya. Kalau kemudian listrik itu juga bisa digunakan untuk kegiatan seperti upacara hari ini, tentu menjadi hal yang membanggakan bagi kami,” kata John Anis.Pewarta: Arnidhya Nur ZhafiraEditor: Virna P Setyorini Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.