Rabu, 12 Agustus 2026 pukul 11.55

Ada 25 yang sudah selesai 100 persen, kami masih menunggu petunjuk dari pusat terkait kapan pengoperasian Koperasi Merah Putih yang sudah selesaiKota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu Provinsi Bengkulu mencatat sebanyak 25 Koperasi Merah Putih di wilayah tersebut siap beroperasi pada Agustus 2026 dan menunggu petunjuk dari pemerintah pusat."Ada 25 yang sudah selesai 100 persen, kami masih menunggu petunjuk dari pusat terkait kapan pengoperasian Koperasi Merah Putih yang sudah selesai," kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Bengkulu Nellawati di Bengkulu, Rabu.Untuk Koperasi Merah Putih di Kota Bengkulu yang sudah siap beroperasi antara lain berada di Kecamatan Kampung Melayu dan Kecamatan Selebar.Sebanyak 25 Koperasi Merah Putih di Kota Bengkulu itu diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi di tingkat kelurahan, dapat membuka peluang usaha dan memperkuat perekonomian masyarakat.Baca juga: Wamenkop sebut penempatan manajer Kopdes masih dipersiapkanBaca juga: Diskop catat 174 KDKMP beroperasi di Bali didominasi gerai sembakoSerta, menjadi wadah bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usaha serta memperluas akses terhadap kegiatan ekonomi di lingkungan masing-masing.Sementara itu, terdapat sejumlah gerai yang belum dapat dioperasikan karena beberapa hal seperti proses pengurusan regulasi dan legalitas lahan, perlunya penyatuan koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait.Sedangkan, untuk kelurahan yang belum mendapatkan pembangunan gerai, saat ini pemerintah kota masih berupaya mencari solusi salah satunya yaitu keterbatasan lahan yang memenuhi persyaratan.Sebab, lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan gerai Koperasi Merah Putih setidaknya memiliki luas 600 meter persegi dan dilengkapi bangunan yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan koperasi.Saat ini, Pemkot Bengkulu terus melakukan koordinasi lintas sektor untuk memastikan ketersediaan lahan sekaligus mempercepat pembangunan gerai yang masih dalam proses.Baca juga: Zulhas: KDKMP harus jadi motor ekonomi desa berbasis potensi lokalBaca juga: Menkop sebut KDKMP tak hanya salurkan barang subsidiPewarta: Anggi MayasariEditor: Agus Salim Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.